Sabtu, 05 Agustus 2017

BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN

MAKALAH BAHASA INDONESIA
BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN 

Diajukan sebagai tugas mata pelajaran 
Bahasa Indonesia














Disusun oleh:
1.      Restu Murti Rahayu              2013074
2.      Siti Yayan Muzayyanah         2013082
3.      Windry Muntaza                    2013086


JURUSAN FARMASI
SMK KESEHATAN BIPTA
TANGERANG
2015

            KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan tugas makalah Bahasa Indonesia ini dengan baik dan tepat pada waktunya.
Serta kami ucapkan terima kasih kepada kedua orang tua kami masing-masing dan kepada guru Bahasa Indonesia yaitu Ibu Dian Novitasari S.Hum., yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan makalah Bahasa Indonesia ini. Tidak lupa pula kami ucapkan banyak terima kasih kepada narasumber terpercaya dalam penelitian ini yang telah banyak membantu baik secara langsung maupun tidak langsung, yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.
Makalah ini kami susun agar pembaca dapat mengetahui “ BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN”, berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Dalam menyusun makalah ini kami banyak mengalami kendala baik dari luar maupun dari diri sendiri. Namun, dengan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa kami dapat menyelesaikannya dengan baik.
Kami sadar, sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses pembelajaran, penulisan makalah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat positif, guna penulisan makalah yang lebih baik lagi.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Indonesia adalah salah satu Negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah yang terbentang di sekitarnya.[1] Sangat ironis bahwa warga Negara Indonesia sangat mementingkan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang menyebabkan polusi. Namun, sebagian orang di Indonesia dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru-paru mereka.
Walaupun merokok itu merupakan kebiasaan yang merugikan tetapi kebiasaan merokok ini telah menjadi budaya diberbagai belahan dunia. Mayoritas perokok di seluruh dunia ini, 47 persen adalah populasi pria sedangkan 12 persen adalah populasi wanita dengan berbagai kategori umur.[2] Di Indonesia sendiri merokok bukanlah hal yang dianggap tabu oleh masyarakat kita, khususnya di kalangan pelajar. Hal ini sangat memprihatinkan karena sebagaimana  kita ketahui bahwa di dalam rokok terdapat banyak zat beracun yang nantinya akan mengganggu kesehatan tubuh kita.[3]
Kami menyadari bahwa informasi tentang bahaya rokok bagi kesehatan sangat penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat khususnya pelajar. Oleh karena itu, dengan dibuatnya makalah ini diharapkan seluruh masyakat dapat menyadari akan bahaya rokok bagi kesehatan dan dapat meninggalkan atau mengurangi kebiasaan mereka yang tidak baik.





1.2 Rumusan Masalah
Dalam makalah ini, kami akan merumuskan masalah menjadi enam, yaitu:
1.      Apa pengertian dari rokok?
2.      Zat-zat kimia apa saja yang terkandung di dalam rokok?
3.      Mengapa remaja mulai merokok?
4.      Apa saja ciri-ciri pelajar perokok?
5.      Apa saja dampak negatif rokok bagi kesehatan?
6.      Bagaimana upaya pencegahan merokok di masyarakat ?

1.3 Tujuan
            Selaras dengan permasalahan-permasalahan yang telah dirumuskan di atas, maka penelitian ini bertujuan sebagai berikut.
1.      Untuk mengetahui pengertian dari rokok.
2.      Untuk mengetahui zat-zat apa saja yang terkandung dalam rokok. 
3.      Untuk mengetahui alasan mengapa para remaja mulai merokok.
4.      Untuk mengetahui ciri-ciri perokok. 
5.      Untuk mengetahui apa saja dampak negatif rokok bagi kesehatan.
6.      Untuk mengetahui upaya pencegahan merokok di masyarakat.

1.4 Metode Penulisan 
Metode penulisan yang kami gunakan sebagai berikut.
1.      Kajian pustaka 
2.      Observasi
3.      Sumber internet
1.5 Sistematika Penulisan
BAB I 
PENDAHULUAN 
1.1       Latar belakang
1.2       Rumusan masalah 
1.3       Tujuan
1.4       Metode penulisan 
1.5       Sistematika penulisan 
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1       Pengertian
2.2       Macam-macam rokok
2.3       Cara mengatasi bahaya rokok
2.4       Cara untuk berhenti merokok
2.5       Ciri-ciri seorang perokok  
BAB III
METODE PENELITIAN 
3.1       Instrumen alat dan bahan 
3.2    Jadwal dan langkah-langkah penelitian  
      3.2.1 Jadwal
3.2.2 Langkah-lngkah Penelitian
BAB IV
DAYA DAN PEMBAHASAN 
4.1       Deskripsi data 
4.2       Pembahasan
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 
5.1       Kesimpulan
5.2       Saran
DAFTAR PUSTAKA 
LAMPIRAN-LAMPIRAN 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Indonesia adalah salah satu Negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah yang terbentang di sekitarnya.[1] Sangat ironis bahwa warga Negara Indonesia sangat mementingkan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang menyebabkan polusi. Namun, sebagian orang di Indonesia dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru-paru mereka.
Walaupun merokok itu merupakan kebiasaan yang merugikan tetapi kebiasaan merokok ini telah menjadi budaya diberbagai belahan dunia. Mayoritas perokok di seluruh dunia ini, 47 persen adalah populasi pria sedangkan 12 persen adalah populasi wanita dengan berbagai kategori umur.[2] Di Indonesia sendiri merokok bukanlah hal yang dianggap tabu oleh masyarakat kita, khususnya di kalangan pelajar. Hal ini sangat memprihatinkan karena sebagaimana  kita ketahui bahwa di dalam rokok terdapat banyak zat beracun yang nantinya akan mengganggu kesehatan tubuh kita.[3]
Kami menyadari bahwa informasi tentang bahaya rokok bagi kesehatan sangat penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat khususnya pelajar. Oleh karena itu, dengan dibuatnya makalah ini diharapkan seluruh masyakat dapat menyadari akan bahaya rokok bagi kesehatan dan dapat meninggalkan atau mengurangi kebiasaan mereka yang tidak baik.





1.2 Rumusan Masalah
Dalam makalah ini, kami akan merumuskan masalah menjadi enam, yaitu:
1.      Apa pengertian dari rokok?
2.      Zat-zat kimia apa saja yang terkandung di dalam rokok?
3.      Mengapa remaja mulai merokok?
4.      Apa saja ciri-ciri pelajar perokok?
5.      Apa saja dampak negatif rokok bagi kesehatan?
6.      Bagaimana upaya pencegahan merokok di masyarakat ?

1.3 Tujuan
            Selaras dengan permasalahan-permasalahan yang telah dirumuskan di atas, maka penelitian ini bertujuan sebagai berikut.
1.      Untuk mengetahui pengertian dari rokok.
2.      Untuk mengetahui zat-zat apa saja yang terkandung dalam rokok. 
3.      Untuk mengetahui alasan mengapa para remaja mulai merokok.
4.      Untuk mengetahui ciri-ciri perokok. 
5.      Untuk mengetahui apa saja dampak negatif rokok bagi kesehatan.
6.      Untuk mengetahui upaya pencegahan merokok di masyarakat.

1.4 Metode Penulisan 
Metode penulisan yang kami gunakan sebagai berikut.
1.      Kajian pustaka 
2.      Observasi
3.      Sumber internet
1.5 Sistematika Penulisan
BAB I 
PENDAHULUAN 
1.1       Latar belakang
1.2       Rumusan masalah 
1.3       Tujuan
1.4       Metode penulisan 
1.5       Sistematika penulisan 
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1       Pengertian
2.2       Macam-macam rokok
2.3       Cara mengatasi bahaya rokok
2.4       Cara untuk berhenti merokok
2.5       Ciri-ciri seorang perokok  
BAB III
METODE PENELITIAN 
3.1       Instrumen alat dan bahan 
3.2       Jadwal dan langkah-langkah penelitian 
            3.2.1 Jadwal
3.2.2 Langkah-lngkah Penelitian
BAB IV
DAYA DAN PEMBAHASAN 
4.1       Deskripsi data 
4.2       Pembahasan
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 
5.1       Kesimpulan
5.2       Saran
DAFTAR PUSTAKA 
LAMPIRAN-LAMPIRAN 





BAB II
KAJIAN TEORI

2.1 Pengertian Rokok
            Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. 
Kemudian ada pula yang menyebutkan bahwa rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bahan lainya yang dihasilkan dari tanamam Nicotiana Tabacum, Nicotiana Rustica dan spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan. (Hans Tendra, 2003)
2.2 Macam-macam rokok :
Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokokbahan baku atau isi rokokproses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok. Jenis rokok juga dilihat dari kadar nikotin dan tar nya.
Rokok berdasarkan bahan pembungkus.
  • Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kulit jagung.
  • Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.
  • Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas.
  • Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.
  • Rokok daun nipah
Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.
  • Rokok putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
  • Rokok kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
  • Rokok klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
 Dilihat dari komposisinya:
  1. Bidis: Tembakau yang digulung dengan daun temburni kering dan diikat dengan benang. Tar dan karbon monoksidanya lebih tinggi daripada rokok buatan pabrik.
  2. Cigar: Dari fermentasi tembakau yang diasapi, digulung dengan daun tembakau. Adaberbagai jenis yang berbeda di tiap negara.
  3. Kretek: Campuran tembakau dengan cengkeh atau aroma cengkeh berefek mati rasa dan sakit saluran pernapasan. Jenis ini paling berkembang dan banyak di Indonesia.
  4. Tembakau langsung ke mulut atau tembakau kunyah juga biasa digunakan di AsiaTenggara dan India. Adalagi jenis yang diletakkan antara pipi dan gusi, dan tembakau kering yang diisap dengan hidung atau mulut.
  5. Shisha atau hubbly bubbly: Jenis tembakau dari buah-buahan atau rasa buah-buahan yang disedot dengan pipa dari tabung.[4]

2.3 Cara Mengatasi Bahaya Rokok
1.      Tarbiyah (pendidikan) keimanan yang sungguh – sungguh untuk setiap individu masyarakat.
2.      Adanya teladan yang baik saat di rumah, sekolah dan lingkungan lainnya.
3.      Melarang para guru merokok di depan murid – muridnya terutama yang masih berusia belia.
4.      Penerangan yang gencar dan intensif tentang bahaya merokok.
5.      Membebankan pajak yang tinggi terhadap berbagai jenis rokok.
6.      Melarang merokok di tempat – tempat kerja, stasiun, bandara, dan tempat – tempat umum lainnya.
7.      Menyebarkan fatwa para ulama yang menjelaskan tentang haramnya rokok.
8.      Menyebarkan nasihat – nasihat dan peringatan – peringatan dokter tentang bahaya rokok.
9.      Peringatan tentang bahaya rokok dalam ceramah – ceramah, khutrbah, dan lainnya.


2.4 Cara Untuk Berhenti Merokok
1.      Tetapkan tanggal stop merokok.
2.      Minta dukungan kerabat atau teman dekat, dan berkonsultasilah ke dokter untuk      mendapatkan terapi yang dapat membantu anda.
3.      Pikirkan dan ingat selalu manfaat stop merokok terhadap kesehatan dan hidup anda.
4.      Kenali dan singkirkan semua pemicu kebiasaan merokok anda.
5.      Buang dan singkirkan rokok dari rumah serta mobil anda.
6.      Hindari lingkungan atau teman yang dapat memicu anda untuk merokok.

2.5 Ciri-Ciri Seorang Perokok
1.      Perokok terlihat tenang dengan asiknya menghisap menghisap rokok
2.      Pipi perokok terlihat kempot
3.      Kulit jadi hitam
4.      Mata merah
5.      Kuku membiru
6.      Bibir dan gusi menjadi hitam
7.      Mudah terserang penyakit batuk
8.      Nafasnya bagus ? 
9.      Nafas seorang perokok tidak kuat dan tidak panjang
10.  Gigi menjadi kuning karena noda dari nikotin
11.  Mengganggu penciuman
12.  Mengganggu pengecapan
13.  Infeksi pada tenggorokan
14.  Kanker paru-paru
15.  Borok pada usus
16.  Impotensi
17.  Gangguan kehamilan dan janin[5]


BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Instrumen Alat dan Bahan                                                                                                
·         Alat tulis 
·         Notebook
·         Angket sebanyak 26 lembar
3.2 Jadwal dan Langkah-langkah Penelitian
            3.2.1 Jadwal
No.
Hari / tanggal
Nama
Usia 
Jenis Kelamin
Kelas
1.       
Jum’at 30/01/15
Alfian Malvin
16 th
Laki-laki
10 Farmasi
2.       
Jum’at 30/01/15
Dede Hidayat
15 th
Laki-laki
10 Farmasi
3.       
Jum’at 30/01/15
Andre P.W 
17 th
Laki-laki
11 Analis
4.       
Jum’at 30/01/15
Ridho
19 th
Laki-laki
Pedagang 
5.       
Jum’at 30/01/15
Vera L.
15 th
Perempuan
10 keperawatan
6.       
Jum’at 30/01/15
Siti Anisa D.A
16 th
Perempuan
11 Analis
7.       
Jum’at 30/01/15
Risma iliyah B.
17 th
Perempuan
11 Farmasi B
            
3.2.2 Langkah-lngkah Penelitian
            Dalam pengumpulan data-data yang dibutuhkan, kami menggunakan beberapa metode, yaitu :
1. Menyiapkan alat dan bahan. 
2. Membuat pertanyaan dalam bentuk angket.  
3. Menyebarkan angket.
4. Membuat kesimpulan.





BAB IV
DATA DAN PEMBAHASAN 

4.1 Deskripsi Data 
            Diagram
Ket :
P1        : Apakah Anda kenal rokok? 
P2        : Apa Anda pernah merokok?
P3        : Apa Anda tahu Zat yang terkandung dalam rokok? 
P4        : Apa Anda tahu alasan mengapa remaja mulai merokok?
P5        : Tahukah Anda ciri-ciri pelajar merokok?
P6        : Tahukah Anda tentang dampak negatif merokok?
P7        : Apakah rokok memiliki dampak positif?
P8        : Tahukah Anda bagaimana upaya pencegahan merokok?

Berdasarkan diagram di atas yang menyatakan bahwa semua siswa mengenal rokok. Selanjutnya, siswa yang pernah merokok sebanyak 4 orang dan yang tidak pernah merokok sebanyak 22 orang. Selanjutnya, siswa yang mengetahui zat yang terkandung dalam rokok sebanyak 24 orang dan yang tidak mengetahui zat yang terkandung dalam rokok sebanyak 2 orang. Selanjutnya, siswa yang mengetahui alasan remaja mulai merokok sebanyak 14 orang dan yang tidak mengetahui alasan remaja mulai merokok sebanyak 12 orang. Selanjutnya, siswa yang mengetahui ciri-ciri remaja yang merokok sebanyak 20 orang dan siswa yang tidak mengetahui ciri-ciri remaja yang merokok sebanyak 6 orang. Selanjutnya, siswa yang mengetahui dampak negatif dalam rokok sebanyak 24 orang dan siswa yang tidak mengetahui dampak negatif dalam rokok sebanyak 2 orang. Selanjutnya, siswa yang mengatakan bahwa rokok memiliki dampak positif sebanyak 2 orang dan yang mengatakan bahwa rokok memiliki dampak positif sebanyak 2 orang. Selanjutnya, siswa yang mengetahui upaya pencegahan merokok sebanyak 20 orang dan yang tidak mengetahui sebanyak 6 orang.

4.2  Pembahasan
A.    Pengertian rokok
            Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70-120 mm dengan diameter 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dihirup lewat mulut pada ujung lain. Bahan dasar rokok adalah tembakau. Tembakau terdiri dari berbagai bahan kimia yang dapat membuat seseorang ketagihan, walaupun mereka tidak ingin mencobanya lagi. 
            Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker par-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, hipertensi, impotensi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.[6]
            Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku banga Indian di Amerika, untuk keperluan ritiual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, ketika bangsa eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari penjajah Eropa itu ikut mencoba- coba manghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa kemudian kebiasaan merokok mulai muncul dikalangan bangsawan Eropa, tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk ke negara-negara Islam. 
            Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Dibalik kegunaan atau manfaat rokok yang sedikit itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang disekitar perokok yang bukan perokok.[7]

B.     Zat-zat yang terkandung pada rokok
Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam rokok:
1.      Nikotin adalah suatu zat yang dapat membuat kecanduan, mempengaruhi sistem saraf, mempercepat detak jantung (melebihi detak normal) dan yang menyebabkan perokok merasa rileks, sehingga menambah risiko terkena penyakit jantung. Selain itu, zat ini paling sering dibicarakan dan diteliti orang, karena dapat meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan atau ketergantung pada pemakainya.
2.      Tar menyebabkan kerusakan pada sel paru-paru, meningkatkan produksi dahak atau lendir di paru-paru dan dapat menyebabkan kanker paru-paru.
3.      Sianida senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano
4.      Benzen juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
5.      Cadmium sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
6.      Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang jga dikenal sebagai metil alkohol.
7.      Asetilena merupakan senyawa kimia/jenuh yang juga merupakan hidrokarbon  alkuna yang paling sederhana.
8.      Amonia dapat ditemukan dimana-mana tetapi sangat bercun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
9.      Formaldehida cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
10.  Hidrogen sianida racun yang digunakansebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
11.  Arsenik bahan yang terdapat dalam racun tikus.
12.  Karbon monoksida bahan kimia yang beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil. Yang dapat mengurangi jumlah oksigen yang dapat diikat darah dan mengurangi transportasi darah dalam tubuh.


C.    Alasan remaja mulai merokok
Para perokok biasanya mulai merokok sejak usia remaja. Bahkan ada beberapa yang sudah memulainya sejak kanak-kanak. Sebelum memutuskan apa yang akan dilakukan pada anak yang ketahuan merokok, sebaiknya pahami dulu mengapa mereka memulainya. Dengan pemahaman, siapa tahu malah bisa menghindari anak dari rokok sejak awal. Berikut beberapa alasan mengapa remaja atau anak-anak mulai merokok:
1.      Sekedar coba-coba lalu ketagihan.
2.      Terbiasa melihat anggota keluarga dan orang-orang di sekelilingnya merokok, sehingga menganggap ini perbuatan normal.
3.      Diajak teman. Tekanan teman sebaya yang sudah mencobanya dan anak takut dianggap tidak bergaul kalau tidak ikut merokok.
4.      Merasa rendah diri dan merasa lebih asik dengan merokok
5.      Mengira merokok adalah kegiatan orang-orang yang sudah dewasa dan mereka ingin dianggap sudah besar. Punya pandangan ini adalah tindakan pemberontakan terhadap orang tua.
6.      Menganggap merokok adalah kegiatan yang keren, seperti hal nya para idola mereka seperti selebritas dan sebagainya.
7.      Terpengaruh gencarnya iklan rokok yang masuk lewat film, media massa, poster, jadi sponsor kegiatan anak-anak muda seperti konser musik dan sebagainya.
8.      Tak ada yang menegur dan mengingatkan ketika melihat anak kecil atau remaja merokok di tempat umum.
9.      Murahnya harga rokok, bahkan anak dan remaja bisa mengeteng per batang.
10.  Tak cukup paham dampak rokok pada kesehatan diri sendiri dan orang sekitar.
            Alasan rokok tidak boleh dikonsumsi oleh para remaja adalah para remaja tidak diperbolehkan mengonsumsi rokok di karenakan asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia, yang 200 diantaranya beracun dan 43 lainnya menyebabkan kanker bagi tubuh (ada pada bahan-bahan yang terkandung di dalam rokok). Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung 3 kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengiritasi mata dan pernapasan.

D.    Dampak negatif rokok bagi kesehatan.
Rokok dan asapnya diketahui bisa menyebabkan berbagai macam penyakit yang beberapa di antaranya bahkan terbilang mematikan. Hal ini karena di dalam satu batang rokok mengandung 4000 senyawa kimia yang 40 diantaranya termasuk racun (toksik) atau karsinogenik (bisa menyebabkan kanker). Berikut ini daftar 15 penyakit yang disebabkan rokok, yaitu:

1.      Kanker paru
            Diketahui sekitar 50% kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inhalasi kedalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akam merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.
2.      Kanker kandung kemih
            Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40% perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah padakenker kandung kemih.
3.      Kanker payudara
            Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelun ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkana kanker payudara. 
4.      Kanker serviks 
            Sekitar 30% kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual. 
5.      Kanker kerongkongan 
            Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekita 80% kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok.
6.      Kanker pencernaan 
            Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tetapi ada beberapa asap yang tertelan sehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan).
  
7.      Kanker ginjal
            Ketika seorang merokok. Maka asapyang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk kedalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya seperti karbon monoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernafasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh melalui ginjal juga merubah sel DNA yang merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhu fungsi ginjal dan memicu kanker.
8.      Kanker mulut
            Tembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok dan orang yang merokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat lebih besar.
9.      Kanker tenggorokan
            Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kaner akan berkaitan dengan rokok.
10.  Serangan jantung
            Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambiloksigen dalam darah lebih banyak yang membuat jantung memompa dadrah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi maka bisa menyebabkan serangan jantung.
11.  Penyakit jantung koroner (PJK)
            Sebagian besar penyakit jantung koroner disebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika memiliki penyakit lain seperti diabetes melitus.


12.  Aterosklerosis
            Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis. 
13.  Penyakit paru obstruktif kronik (ppok)
            Kondidi ini menyebabkan aliran darah terhalangi sehingga membuat seseorang sulit bernafas dan sekitar 80% kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi in bisa menyebabkan emfisema (sesak nafas akibat kerusakan pada kentung udara atau alveoli) dan bronchitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang tejadi secara terus menerus selama 3 bulan). 
14.  Impotensi 
            Bagi laki-laki yang berusia 30-40an tahun merokok dapat meningktkan risiko disfungsi ereksi sekitar 50%. Halini karena rokok dapat merusak pembuluh darah, nikotin mempersempit arteri sehingga mengurangi aliran darah dan tekanan darah ke penis. Jika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok merusak daerah lain tubuh.
15.  Gangguan medis lainnya
            Beberapa gangguan medis juga dapat disebabkan oleh rokok seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma dan radang saluran nafas, berisiko lebih `tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya pengelihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih serng sakit sakitan, menimbulkan noda digigi dan digusi, mengembangkan sariawan diusus serta merusak penampilan.



E.     Ciri-ciri seorang perokok
1.      Bibir merah dan gusi menjadi hitam.
2.      Kulit jadi hitam.
3.      Mata merah
4.      Kuku mebiru
5.      Pipi perokok terlihat kempok 
6.      Mudah terserang penyakit batuk.
7.      Nafas bau.
8.      Perokok terlihat tenang dan dengan asiknya menghisap rokok 

F.     Cara agar orang yang perokok berhenti merokok
            Setiap orang yang ingin berhenti merokok memerlukan suatu cara yang sesuai untuk masing-masing.
Strateginya adalah sebagai berikut:
1.      Tetapkan hati untuk berhenti merokok, pelajari dan tetapkan motivasi tertentu dan keinginan untuk berhenti.
2.      Bicara dengan seorang klinisi, bahas cara pengobatan dan strategi untuk mengatasi keinginan merokok kembali,maksimalkan kesempatan untuk berhasil.
3.      Tetapkan hari untuk berhenti merokok, jangan berusaha mengurangi rokok secara bertahap, tatapi berhenti total setelah tanggal yang ditetapkan.
4.      Singkirkan semua peralatan yang berkatan dengan tembakau dan bersihkan semua pakaian sebelum tanggal yang ditetapkan, jangan pergi ke tempat-tempat yang menimbulkan godaan untuk merokok.
5.      Pastikan dan minta dukungan dari rekan kerja, teman dan keluarga untuk mendorong upaya berhenti merokok.
6.      Sebagai orang tua, sadarilah contoh yang Anda berikan kepada anak-anak.
7.      Pelajari bagaimana menghindari atau mengatasi keadaan dan perilaku yang membuat Anda berhenti merokok.



  
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
            Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Rokok itu lebih banyak dampak negatifnya dan tidak memiliki dampak positif. Apabila hal ini dibiarkan terus berlangsung, maka akan mengakibatkan peermasalahan yang serius pda kesehatan tubuh manusia. Seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan  tubuh mereka. Namun hal itu masih sulit dilakukan di Indonesia. 
            Dipandang dari segi pendidikan sudah jelas bahwa hal ini akan mengganggu study nya, sedangkan dari segi kesehatan akibat kebiasaan merokok akan menyebabkan berbagai penyakit (serangan jantung, gangguan pernafasan, dan sebagainya). Dari segi ekonomi merupakan pengeluaran anggaran yang tidak perlu atau memboroskan.

5.2 Saran
            Setelah membaca karya ilmiah ini semoga perokok dapat tersadarkan akan bahaya rokok bagi kesehatan mereka dan segera meninggalkan kebiasaan merokoknya, supaya kesehatan mereka tetap terjaga dan terhindar dari penyakit yang mengancam jiwa mereka. 
            Sebaiknya pemerintah mengadakan seminar atau penyuluhan mengenai bahaya merokok agar para remaja terhindar dan sadar akan bahaya rokok.



[1] Lia-safitri-fisip12.web.unair.ac.id/artikel_detail73736-MAKALAH-Contoh%20Karya%20Tulis%20Ilmiah.html
[2] http:// contoh-karya-tulis-ilmiah-tentang.html
[3] Mohammadqadarusman.blogspot.in/2013/06/karya-ilmiyah-bahaya-merokok-pada.html?m=1
[4] http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok
[5] http://stayforever55.blogspot.com/2013/03/karya-ilmiah-tentang-bahaya-rokok.html
[6] http://yonassnevert.blogspot.co.id/2014/11/makalah-bahaya-rokok-bagi-kesehatan.html